Langsung ke konten utama

Postingan

Nasib Kabupaten Sumenep Pasca Pilkada: Politik Uang dan Kekuatan Kolektif Masyarakat dalam Perspektif Sosiologi

  Gambar: NU Online https://www.nu.or.id/nasional/jenis-jenis-politik-yang-harus-diketahui-warga-nu-6ap9k Pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah momentum penting yang tidak hanya menentukan pemimpin baru, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial politik di tingkat lokal. Kabupaten Sumenep, yang terletak di ujung timur Pulau Madura, dikenal tidak hanya karena kekayaan budaya dan tradisinya, tetapi juga karena dinamika politik lokal yang kompleks . Pilkada menjadi ajang tarik menarik antara dua kekuatan utama: politik uang money politics yang didorong oleh pragmatisme politik, dan kekuatan kolektif masyarakat yang berbasis pada nilai-nilai budaya lokal. Kedua kekuatan ini tidak hanya memengaruhi hasil Pilkada, tetapi juga masa depan Sumenep sebagai sebuah entitas sosial, ekonomi, dan politik. Dalam tulisan ini, saya mencoba menganalisis bagaimana benturan antara politik uang dan kekuatan kolektif masyarakat memengaruhi nasib Kabupaten Sumenep pasca Pilkada, dengan menggunak...

PARADOKS DOMINASI KUASA DALAM KASUS FERDY S

  *Robert Dynic Peristiwa panjang yang entah sampai kapan akan berlangsung, tentu masih membuat publik bertanya- tanya dan berspekulasi. Disamping karena peristiwa ini menyangkut Keterlibatan beberapa tokoh dalam institusi penting negara, selain itu juga hal ini mendapat banyak perhatian publik karena berkaitan dengan tragedi   kemanusiaan yang tragis. Terlepas dari pada itu, penulis lebih tertarik membahas bagaimana konstruksi peristiwa, fakta sosial, dan gejala-gejala sosial yg menjadi latar terjadinya peristiwa ini. Peristiwa semacam ini tentu saja bukan pertama kalinya yang menunjukkan betapa “kotornya” rumah besar yang beranama kekuasaan dalam   intitusi tersebut.   Bahkan sejak era Reformasi bergulir, tidak dapat dipungkiri upaya membersihkannya selalu sulit dan justru malah sering muncul masalah rivalitas kepentingan internal, maupun eksternal khususnya dengan KPK. Misalnya kasus Cicak-Buaya Jilid 1-3. Selain itu mulai dari kasus simulator SIM, Susno Duaji...

SISI LAIN KAPITALISME

  *Robert Dynic Kapitalisme berasal dari kata capital artinya kepala. Namun akhirnya mengalami asimilasi bahasa yang kemudian mempunyai arti sebagai alat, bahan dll. Kapitalisme umunya kita pahami sebagai paham yang mengutamakan modal. Kapitalisme sendiri muncuul dari masyarakat agararis dan masyarakat industri.   Masyarakat agraris masayarakat yang hidupnya dihabiskan dengan masalah tanah atau bercocok tanam dsb. MARX menyebutkan etika protestant memrupakan salah satu sebab munculnya kapitalisme. Bahkan Calvinisme yang seotang pendeta, dia mengatakan bahwa ketika kita meau melakukan ibadah ada tiga hal yang harus dilakukan: bersedekah, Doktrin yang dipake oleh calvinisme adalah mengatakan bahwa ketika kamu ingin mencapai syurga maka kamu harus memiliki harta atau katakanlah kamu harus kaya. Garis besar munculnya kapitalisme adalah ketika terjadinya revolusi perancis. Bahwa dalam dinamika yang terjadi pada saat itu kekuasaan tanah ada ditangan raja berdasarkan legitimate ger...

PERKEMBANGAN DIRI DARI PENGALAMAN YANG NALAR (Awal yang tidak tahu, menjadi tahu)

*Robert Dynic Sepintas lalu, teringat pada sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa filsafat itu merupakan inti dari segala pengetahuan, dari sini mungkin orang awam akan beranggapan miring bahwa dengan berfilsafat kita tidak perlu mempelajari pengetahuan yang lain. Tentu hal semacam ini akan dianggap pembodohan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi. Sehingga perlulah penjelasan rinci mengenai ungkapan-ungkapan yang demikian.  Dari sebuah pernyataan diatas, dapat diperinci bahwa kita bukan lantas tidak perlu belajar pengetahuan yang lain. Belajar segala macam pengetahuan itu penting. Arti dari inti segala pengetahuan itu adalah dalam pengetahuan-pengetahuan lain terdapat aktivitas yang memang berasosiasi dengan filsafat. Seperti dizaman filsuf Yunani kuno, filsafat alam melingkupi astronomi, kedokteran, dan fisika. Semisal prinsip matematika filosofi alam karya Newton pada tahun 1687 diklarifikasikan sebagai buku fisika. Bahkan pada era modern, beberapa penyidikan tradisional y...

KOPI DARAT

  * Robert Dynic Ada yang terhempas dihela napas Kala deras deru degup hati tertindas Datanglah gundah, mereka bergegas bersulang asap Seduhan kopi adalah rupa mereka menembus batas Menghujat lara pada sela-sela ampas yang membekas Hey, kau yang terpandang sopan, anggun, nan terpelajar Adakah asa yang menggantung dalam tegukan kental kopimu mengakar? Atau telah larung dalam seduhan hikayat kopi yang tawar? Kau adalah hitam Kau adalah pahit Kau adalah ampas Kau adalah seduhan Bahkan kau adalah tegukan yang berpendar dalam nalar-nalar kopi nusantara Ciputat, 22 juli 2022 *Masyarakat akar rumput

Analisis Sosiologi Atas Fenomena Putra Kyai Sebagai Pelaku Cabul Dan Mendapat Perlindungan

Zulkipli ikhsan* Sudah ramai dimedia mengenai berita anak kiyai dari Jombang yang merupakan tersangka kasus pencabulan sejumlah anak perempuan di Jombang Jawa Timur, putra kiyai yang saat hendak di tangkap oleh polisi dihadang warga sehingga membuat gagalnya polisi menangkap putra kiyai tersebut. Fenomena tersebut tentu tak bisa di hindarkan dari analisis sosiologis dari gagasan Karl Marx tentang agama. Dalam gagasan Karl Marx mengenai agama, bahwa Marx memandang agama sebagai opium atau yang fenomenal biasa disebut religion it das opium jika diartikan "agama adalah candu" sebenarnya jika dianalisis lebih dalam gagasan Marx mengenai agama bukan hanya sebatas kata agama adalah candu, gagasan Marx mengenai agama pasti akan meliputi ekonomi, sosial dan politik, agama yang dianut oleh masyarakat merupakan sebuah obat penenang semata, seperti ketika hidup miskin di tenang kan dengan ceramah ustadz bahwa kemiskinan membuat hisab nanti di akhirat lebih mudah, hal tersebut dipandang ...

Konsep Mengenal Diri dalam Pendekatan Psikologi Sosial

* Wafiruddaroin Merefleksikan diri sendiri kedalam bentuk tulisan membuat penulis teringat akan satu qaul yang mengatakan “Man arafa nafsahu faqod arafa rabbahu.” Seseorang yang mampu mengenal dirinya secara benar, maka akan berlanjut bisa mengenal Tuhannya secara benar pula. Namun sayangnya, sekalipun sekedar mengenal dirinya sendiri ternyata tidak mudah. Itulah sebabnya, tidak semua orang mampu mengenal Tuhannya. Mengenal diri sendiri sangat penting sebelum kita mengenal orang lain. Memahami hakikat diri sendiri lebih sering menjadi hal yang sangat sulit dimata kebanyakan orang. Mereka sering menilai orang lain namun tak pernah menilai dan mengenal dirinya sendiri. Banyak orang dengan mudah mengenali orang lain, tetapi ternyata tidak berhasil mengenali dirinya sendiri. Mengenali diri sendiri tidak semudah mengenal orang lain. Oleh karena itu, siapapun sedemikian mudah menemukan kesalahan orang lain, tetapi tidak gampang melihat kesalahan diri sendiri. Akibatnya, banyak oran...

VIRUS COVID-19 SEBAGAI ANCAMAN PERUBAHAN TERHADAP TRADISI UMAT BERAGAMA

  *Robert Dynic Jutaan bahkan milliaran orang dibuat bingung dan resah dengan adanya virus covid-19 yang hampir menjangkit sebagian besar orang diseluruh penjuru dunia. Keresahan itu semakin menjadi setelah WHO, lembaga kesehatan dunia mem- publish bahwa virus tersebut merupakan virus yang mewabah cepat sampai akhirnya kebijakan lockdown dikeluarkan untuk negara-negara yang banyak korban terjangkitnya.   Terbukti virus yang beberapa bulan lalu ini muncul memang sangat cepat merebak dan banyak memakan korban. Di Indonesia sendiri, kalkulasi jumlah korban yang dilakukan oleh BNPB hingga kamis kemarin(16/7/2020), tercatat ada 1.574 kasus baru dan total keselurahan di Indonesia telah mencapai 81.668 orang. [1] Terlepas dari penularannya yang sangat cepat, impaknya terhadap sistem kehiduapan juga sangat besar. Selain pada sistem ekonomi, sosial, pendidikan, hal itu juga besar pengaruhnya terhadap agama, utamanya tradisi-tradisi atau budaya yang sudah lama menjadi ketetapan seper...

PERDANA; FOLLOWUP MATERI MAPABA RAYON SOSIAL HUMANIORA PK PMII UNUSIA CABANG KABUPATEN BOGOR

Foto: Waktu berjalannya diskusi disaung kampus. Pengurus Rayon Sosial dan Humaniora (SOSHUM) PK PMII Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) kampus B Cabang Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Follow up materi  dengan dihadiri oleh  puluhan mahasiswa Rayon SOSHUM juga beberapa delegasi Rayon dari FAI, Rayon Teknik, Pengurus Komisariat serta beberapa delegasi dari STAINI. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan di Pendopo kampus UNUSIA B Bogor, desa Pondok Udik, Kp. Hambulu, Kecamatan Kemang, Minggu (01/12/2019). Follow up ini dilaksanakan seminggu sekali dan merupakan salah satu bagian dari RTL yang diberikan oleh pengurus rayon soshum sendiri. Dengan pembahasan tentang "Keaswajaan", diharapkan seluruh kader muttaqid maupun mujtahid lebih mengerti tentang aswaja itu sendiri dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sahabat Moch Andika sebagai pemantik keaswajaan mengatakan bahwa " proses lahirnya aswaja melalui 4 fase yaitu pada saa...

KETIMPANGAN DALAM KONFERENSI CABANG XXI PMII KABUPATEN BOGOR

Dalam catatan historis KONFERCAB PMII Kabupaten Bogor yang menjadi ajang berkontestasi politik dalam skala mikro, hampir dari tahun ketahun memang tidak lepas dari perdebatan entah dari peserta maupun peninjau yang kemudian berujung ceos. Memang tidak menutup kemungkinan hal demikian dapat terjadi dimana saja, baik dibirokrasi pemerintahan, atau dalam struktur sosial masyarakat kerap kali mengelami hal yang sama. Karena yang namanya konflik, tidak terikat hanya pada satu objek atau pelaku konflik saja. Semua orang atau elemen-elemen yang ada didunia ini, tidak akan lepas dari konflik.  Konflik menjadi bagian dalam hidup manusia, karena manusia hidup bermasyarakat dan dalam bermasyarakat atau kelompok itu sendiri terdapat struktur yang mengatur sedemikian rupa sehingga terbentuklah suatu tatanan yang kompleks. Selain itu, interaksi sosial yang terjadi dalam bermasyarakat atau kelompok juga menjadi pemicu terjadinya konflik. Interaksi didalamnya juga diatur oleh struktur sosial ...

Kemarau di Kotaku (puisi)

*Robert Dynic Apa yang kau pahami tentang kemarau yang tandang di kotaku? Hampir seperempat musim hujanmu tak lagi datang Sekedar menjamah tanah-tanahku yang kini gersang Sepetak ladang merah terpecah-pecah kering kerontang Sebab air yang aku tenggak, tawar mematikan tanaman dalam ladang Ini sungguh membuat danauku menggenang Umpama rindu yang terikat pada seutas benang Aku, kau jerat dalam terjal bebatuan karang Sampai hakikat kedamaian timbul sebagai gerbang Selepasnya  tak ada lagi camar-camar yang bertandang. Nun… Tidakkah kau tanggalkan kepastian dalam rihlah yang tepat Agar dinamis keseteruan dengan mudah tergenggam erat “Ini kematian yang terkubur dalam dubur.” Ungkapmu begitu padat Padahal disetiap simpang jalanannya, Tak kutemukan kebisingan maut Hanya pekikan-pekikan tasbih curah dari sekian banyak mulut Apa itu yang membuatmu takut? Sementara disini, Aku tetap diam menafsir hikayat hidup Dalam gumpalan kabut.

Derita Anak Bangsa (puisi)

Langit malam bermuram durja Sesekali ada tempias yang menggetarkan rasa Hujannya rintik meretas di atas atap seng perumahan kota Kembali aku bertakhayul, Tentang bulir-bulir air hujan yang percikannya mengundang luka Luka-luka para pemungut kebahagiaan diladang berharga Seberkas ingatan menjalari riwayat-riwayat hidup masa depan mereka Jeritan anak-anak tak berdosa terdengar perih digendang telinga Bagaimana mereka hendak menjadi penerus bangsa Sementara induknya tak menemukan apa untuk diderma

LINGKUNGAN SEBAGAI REFLEKSI HIDUP BERMASYARAKAT; HASIL STUDY CASE DI DESA JAMPANG HAMBULU PONDOK UDIK KECAMATAN KEMANG KABUPATEN BOGOR

Secara umum lingkungan merupakan keseluruhan kondisi fisik suatu kawasan yang mencakup keadaan sumber daya alam (tanah, air, mineral, energi surya, flora, fauna), termasuk kelembagaan yang mencakup hasil ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan merupakan tempat kita hidup saat ini, dimana pun kita berada kita pasti terdapat di sekeliling lingkungan. Manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungan, karena lingkungan lah sebagai tempat kehidupan manusia serta sebagai pendukung kelangsungan kehidupan manusia. Tanpa adanya lingkungan maka manusia akan binasa dan tidak bisa hidup seperti yang kita rasakan saat ini. Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen abiotik adalah semua benda mati seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, suara. Sementara komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri). Maka muncul lagi...