Langsung ke konten utama

Postingan

VIRUS COVID-19 SEBAGAI ANCAMAN PERUBAHAN TERHADAP TRADISI UMAT BERAGAMA

  *Robert Dynic Jutaan bahkan milliaran orang dibuat bingung dan resah dengan adanya virus covid-19 yang hampir menjangkit sebagian besar orang diseluruh penjuru dunia. Keresahan itu semakin menjadi setelah WHO, lembaga kesehatan dunia mem- publish bahwa virus tersebut merupakan virus yang mewabah cepat sampai akhirnya kebijakan lockdown dikeluarkan untuk negara-negara yang banyak korban terjangkitnya.   Terbukti virus yang beberapa bulan lalu ini muncul memang sangat cepat merebak dan banyak memakan korban. Di Indonesia sendiri, kalkulasi jumlah korban yang dilakukan oleh BNPB hingga kamis kemarin(16/7/2020), tercatat ada 1.574 kasus baru dan total keselurahan di Indonesia telah mencapai 81.668 orang. [1] Terlepas dari penularannya yang sangat cepat, impaknya terhadap sistem kehiduapan juga sangat besar. Selain pada sistem ekonomi, sosial, pendidikan, hal itu juga besar pengaruhnya terhadap agama, utamanya tradisi-tradisi atau budaya yang sudah lama menjadi ketetapan seper...

PERDANA; FOLLOWUP MATERI MAPABA RAYON SOSIAL HUMANIORA PK PMII UNUSIA CABANG KABUPATEN BOGOR

Foto: Waktu berjalannya diskusi disaung kampus. Pengurus Rayon Sosial dan Humaniora (SOSHUM) PK PMII Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) kampus B Cabang Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Follow up materi  dengan dihadiri oleh  puluhan mahasiswa Rayon SOSHUM juga beberapa delegasi Rayon dari FAI, Rayon Teknik, Pengurus Komisariat serta beberapa delegasi dari STAINI. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan di Pendopo kampus UNUSIA B Bogor, desa Pondok Udik, Kp. Hambulu, Kecamatan Kemang, Minggu (01/12/2019). Follow up ini dilaksanakan seminggu sekali dan merupakan salah satu bagian dari RTL yang diberikan oleh pengurus rayon soshum sendiri. Dengan pembahasan tentang "Keaswajaan", diharapkan seluruh kader muttaqid maupun mujtahid lebih mengerti tentang aswaja itu sendiri dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sahabat Moch Andika sebagai pemantik keaswajaan mengatakan bahwa " proses lahirnya aswaja melalui 4 fase yaitu pada saa...

KETIMPANGAN DALAM KONFERENSI CABANG XXI PMII KABUPATEN BOGOR

Dalam catatan historis KONFERCAB PMII Kabupaten Bogor yang menjadi ajang berkontestasi politik dalam skala mikro, hampir dari tahun ketahun memang tidak lepas dari perdebatan entah dari peserta maupun peninjau yang kemudian berujung ceos. Memang tidak menutup kemungkinan hal demikian dapat terjadi dimana saja, baik dibirokrasi pemerintahan, atau dalam struktur sosial masyarakat kerap kali mengelami hal yang sama. Karena yang namanya konflik, tidak terikat hanya pada satu objek atau pelaku konflik saja. Semua orang atau elemen-elemen yang ada didunia ini, tidak akan lepas dari konflik.  Konflik menjadi bagian dalam hidup manusia, karena manusia hidup bermasyarakat dan dalam bermasyarakat atau kelompok itu sendiri terdapat struktur yang mengatur sedemikian rupa sehingga terbentuklah suatu tatanan yang kompleks. Selain itu, interaksi sosial yang terjadi dalam bermasyarakat atau kelompok juga menjadi pemicu terjadinya konflik. Interaksi didalamnya juga diatur oleh struktur sosial ...

Kemarau di Kotaku (puisi)

*Robert Dynic Apa yang kau pahami tentang kemarau yang tandang di kotaku? Hampir seperempat musim hujanmu tak lagi datang Sekedar menjamah tanah-tanahku yang kini gersang Sepetak ladang merah terpecah-pecah kering kerontang Sebab air yang aku tenggak, tawar mematikan tanaman dalam ladang Ini sungguh membuat danauku menggenang Umpama rindu yang terikat pada seutas benang Aku, kau jerat dalam terjal bebatuan karang Sampai hakikat kedamaian timbul sebagai gerbang Selepasnya  tak ada lagi camar-camar yang bertandang. Nun… Tidakkah kau tanggalkan kepastian dalam rihlah yang tepat Agar dinamis keseteruan dengan mudah tergenggam erat “Ini kematian yang terkubur dalam dubur.” Ungkapmu begitu padat Padahal disetiap simpang jalanannya, Tak kutemukan kebisingan maut Hanya pekikan-pekikan tasbih curah dari sekian banyak mulut Apa itu yang membuatmu takut? Sementara disini, Aku tetap diam menafsir hikayat hidup Dalam gumpalan kabut.

Derita Anak Bangsa (puisi)

Langit malam bermuram durja Sesekali ada tempias yang menggetarkan rasa Hujannya rintik meretas di atas atap seng perumahan kota Kembali aku bertakhayul, Tentang bulir-bulir air hujan yang percikannya mengundang luka Luka-luka para pemungut kebahagiaan diladang berharga Seberkas ingatan menjalari riwayat-riwayat hidup masa depan mereka Jeritan anak-anak tak berdosa terdengar perih digendang telinga Bagaimana mereka hendak menjadi penerus bangsa Sementara induknya tak menemukan apa untuk diderma

LINGKUNGAN SEBAGAI REFLEKSI HIDUP BERMASYARAKAT; HASIL STUDY CASE DI DESA JAMPANG HAMBULU PONDOK UDIK KECAMATAN KEMANG KABUPATEN BOGOR

Secara umum lingkungan merupakan keseluruhan kondisi fisik suatu kawasan yang mencakup keadaan sumber daya alam (tanah, air, mineral, energi surya, flora, fauna), termasuk kelembagaan yang mencakup hasil ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan merupakan tempat kita hidup saat ini, dimana pun kita berada kita pasti terdapat di sekeliling lingkungan. Manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungan, karena lingkungan lah sebagai tempat kehidupan manusia serta sebagai pendukung kelangsungan kehidupan manusia. Tanpa adanya lingkungan maka manusia akan binasa dan tidak bisa hidup seperti yang kita rasakan saat ini. Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen abiotik adalah semua benda mati seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, suara. Sementara komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri). Maka muncul lagi...

SOSIOLOGI POLITIK DALAM PERSPEKTIF MODERNISME (Essai)

Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari terkait dengan masyarakat, baik fenomena sosial, gejala sosial, dan tindakan-tindakan sosial masyarakat. Lumrah kita dengar masalah-masalah politik yang entah itu beredar dimedia massa ataupun media sosial kebanyakan, secara umum membahas tentang kekuasaan-kekuasaan yang berlaku diranah pemerintahan atau dalam konsep lainnya memang negaralah yang dijadikan objek studi. Jika melihat pada realitas sosial masyarakat pada umunya, politik secara eksplisit telah menjadi tingkah laku atau sebagai perbincangan masyarakat. Seakan-akan hal itu memang tidak bisa dijauhkan. Apalagi dalam negara yang menganut sistem demokrasi, hal itu akan berkesan sebagai kewajiban. Karena hakikatnya masyarakat atau rakyatlah yang berpengaruh besar dalam menentukan siapa yang akan berkuasa diatas kepemimpinan negara. Maka dari situlah para pakar sosiologi mulai mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan masyarakat dan politik, termasuk salah ...